Rabu, 05 Agustus 2015

Berita Bola Bagi Mourinho, Aktivitas Transfer Chelsea Sudah Selesai

Berita Bola Bagi Mourinho, Aktivitas Transfer Chelsea Sudah Selesai

sumber berita Bagi Mourinho, Aktivitas Transfer Chelsea Sudah Selesai : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/08/05/190722/2984431/72/bagi-mourinho-aktivitas-transfer-chelsea-sudah-selesai
London - Jose Mourinho mengaku sudah puas dengan skuat Chelsea saat ini. Maka dari itu, manajer asal Portugal tersebut memastikan The Blues tak akan melakukan aktivitas jual-beli lagi.

Sebagai juara Premier League, aktivitas transfer Chelsea terbilang adem ayem di musim panas ini. Hanya dua pemain didatangkan yakni Asmir Begovic yang didatangkan dengan banderol 8,5 juta poundsterling serta peminjaman Radamel Falcao.

Tentu aktivitas ini sangat jomplang jika melihat yang dilakukan musim panas 2014, saat mereka memboyong Diego Costa, Cesc Fabregas, Filipe Luis, dan menambah Juan Cuadrado di pertengahan musim. Total dana transfer Chelsea saat itu sekitar 100 juta pound.

Maka wajar jika Chelsea sampai saat ini masih dikait-kaitkan dengan beberapa pemain berposisi bek, yakni John Stones dan Baba Rahman. Apalagi Mourinho sempat mengutarakan dirinya masih membutuhkan satu bek lagi.

Namun, dalam wawancara terbaru dengan talkSPORT, Mourinho justru mengatakan bahwa aktivitas transfer Chelsea sudah tuntas, karena skuat 'Si Biru' saat ini dirasa cukup mengarungi empat kompetisi musim 2015/2016.

"Aku selalu mengulangi pernyataan yang sama setiap musimnya. Bagiku bursa transfer sudah usai. Aku tidak suka bursa transfer masih dibuka ketika kompetisi dimulai," tutur Mourinho.

"Aku tahu bursa transfer masih dibuka dan klubku masih dapat membeli atau menjual, tapi aku tidak suka itu. Sebagai pelatih sepakbola, aku saat ini hanya berpikir soal para pemainku, soal timku, dan aku tidak ingin berpikir soal bursa transfer," lanjutnya.

Nuhun for visit Bagi Mourinho, Aktivitas Transfer Chelsea Sudah Selesai

Berita Bola Enrique Harapkan yang Lebih dari Suarez

Berita Bola Enrique Harapkan yang Lebih dari Suarez

sumber berita Enrique Harapkan yang Lebih dari Suarez : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48b6bf15/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A50C10A41550C2983650A0C750Cenrique0Eharapkan0Eyang0Elebih0Edari0Esuarez/story01.htm
Barcelona - Meski sempat diskors, Luis Suarez tetap bisa memperlihatkan performa cemerlang di musim debutnya di Barcelona. Suarez dituntut supaya bisa berkontribusi lebih oke lagi di musim keduanya.

Setelah meninggalkan Liverpool pada musim panas 2014, Suarez tidak bisa langsung tampil dalam seragam Barca karena hukuman larangan bertanding akibat menggigit bek Italia Giorgio Chiellini di Piala Dunia.

Namun demikian, Suarez membuktikan bahwa Barca tidak salah membelinya mahal-mahal. Penyerang internasional Uruguay menceploskan 25 gol dan 24 assist dalam 43 penampilannya yang menjadikan dia sebagai topskorer ketiga di bawah Lionel Messi (58) dan Neymar (39).

Kini, Suarez berpeluang tampil semusim penuh setelah bebas sanksi. Ia memperlihatka sinyalemen positif memasuki musim baru setelah mencetak tiga gol di tur pramusim El Barca.

"Dia memulai musim dari awal. Musim lalu, seperti yang kita semua tahu, dia tidak bisa bermain sampai Oktober dan itu adalah kerugian," ucap pelatih Barcelona itu yang dikutip Reuters.

"Musim ini dia memiliki motivasi ekstra dengan memulai kompetisi dari awal. Dia sudah tampil sangat baik di pramusim di setiap pertandingan yang dimainkannya."

"Dia sudah memastikan apa yang kami tahu ketika kami merekrut dia pada musim lalu. Dia adalah seorang pemain top yang ditujukan untuk tim. Seorang pemain yang unik yang sangat cocok dengan Leo dan Ney. Dia adalah sebuah kekuatan yang besar," imbuh Enrique.




Nuhun for visit Enrique Harapkan yang Lebih dari Suarez

Berita Bola Kasus 'Sepakbola Gajah', Komdis Bakal Panggil Empat Pemain PSS Sleman

Berita Bola Kasus 'Sepakbola Gajah', Komdis Bakal Panggil Empat Pemain PSS Sleman

sumber berita Kasus 'Sepakbola Gajah', Komdis Bakal Panggil Empat Pemain PSS Sleman : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48ba602b/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A50C18560A90C29844220C760Ckasus0Esepakbola0Egajah0Ekomdis0Ebakal0Epanggil0Eempat0Epemain0Epss0Esleman/story01.htm
Jakarta - ‎Komisi Disiplin PSSI memutuskan bakal memanggil empat pemain PSS Sleman pada sidang yang akan digelar pada Senin (10/8) mendatang. Pemanggilan tersebut untuk menindaklanjuti pengakuan mereka tentang sepakbola gajah.

Skandal sepakbola gajah yang melibatkan PSS Sleman dan PSIS Semarang kembali ramai diberitakan sejak pekan lalu. Penyebabnya adalah pengakuan empat pemain PSS soal apa yang sebenarnya terjadi di pertandingan tersebut.

Keempat pemain itu membeberkan skenario di balik terjadinya lima gol bunuh diri dalam laga itu. Mereka juga mengungkapkan kalau otak di balik kejadian tersebut justru lolos dari sanksi PSSI.

"Kami akan memanggil empat pemain PSS Sleman Senin besok. Surat pemanggilan akan dikirim. Semoga mereka datang ke persidangan," ungkap juru bicara Komdis PSSI Laurent, Rabu (5/8).

"Kalau ingat terkait kasus PSS melawan PSIS, terakhir disebutkan (mantan Ketua Komdis) Hinca Panjaitan, belum ditutup, tapi masih terbuka. Ini merupakan temuan baru setelah pemain dan ofisial tidak memberikan pengakuan seperti ini," lanjut dia.

Sejumlah nama dijatuhi hukuman dan denda oleh Komisi Disiplin PSSI terkait kejadian ini. Yang paling berat ada yang dihukuman larangan berkecimpung di sepakbola seumur hidup. Mereka adalah Pelatih Heri Kiswanto, ofisial tim Rumadi, Sekretaris Tim Eri Febriyanto, dan tiga pemain yakni Riyana, Agus Setiawan, dan Hermawan Putra Jati.

Asisten Pelatih Edi Broto dihukum larangan bermain selama 10 tahun. Delapan pemain dihukum 5 tahun, yakni Marwan Muhammad, Satrio Aji Saputro, Wahyu Gunawan, Ridwan Awaluddin, Anang Hadisaputra, Eko Setiawan, Mudah Yulianto, Monieaga Baguswardi.

Lima pemain lainnya dihukum 1 tahun dengan masa percobaan 5 tahun, antara lain Christian Adelmund, Waluyo, Saktiawan Sinaga, Guy Junior, dan Gratheo Hadiwinata. Termasuk mendapatkan hukuman ini juga adalah Kitman dan Masseur, Dwi Suyono dan Sunyono.


Nuhun for visit Kasus 'Sepakbola Gajah', Komdis Bakal Panggil Empat Pemain PSS Sleman

Berita Bola City Diprediksi Tidak Akan Finis Empat Besar

Berita Bola City Diprediksi Tidak Akan Finis Empat Besar

sumber berita City Diprediksi Tidak Akan Finis Empat Besar : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48b6bf14/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A50C10A49170C29836580C720Ccity0Ediprediksi0Etidak0Eakan0Efinis0Eempat0Ebesar/story01.htm
Jakarta - Manchester City yang hanya mengandalkan uang untuk membangun skuat diprediksi tidak akan masuk ke empat besar Premier League 2015/2016 mendatang. Posisinya di empat besar akan digantikan oleh Liverpool.

Untuk mengarungi musim depan, City sudah menghabiskan 57 juta poundsterling (sekitar Rp 1,1 triliun). Dana sebesar itu digunakan untuk merekrut Raheem Sterling dari Liverpool (49 juta pounds) dan Fabian Delph (8 juta pounds). City pun dikabarkan masih mengincar Kevin De Bruyne dari Wolfsburg yang kabarnya bernilai 50 juta poundsterling.

Meski menggelontorkan dana besar, City dinilai David James tidak akan finis di empat besar musim depan. Menurut mantan kiper timnas Inggris yang kini menjadi pundit itu, model bisnis City yang mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan pemain tak akan menjamin kesuksesan dalam waktu yang lama.

"Secara umum saya berpikir Manchester City di empat besar adalah yang paling lemah. City, mereka punya semua talenta, mereka sudah jadi juara dua kali, atau tepatnya melewati batas dua kali," ujar James seperti dilansir Mirror.

"Lihat Chelsea musim lalu. Gelar sudah dimenangi di bulan November. Kalau saja start Arsenal bagus, saya pikir Chelsea akan butuh 10 atau 15 poin lagi untuk juara."

"Saya tidak melihat model City benar, hanya menghabiskan banyak uang dan merekrut pemain. Itu tidak selalu jadi model yang tepat untuk sukses yang berkelanjutan. Saya sudah melihat perubahan di tempat lain dan saat ini saya tidak melihat itu di City. Hanya menghabiskan sedikit lebih banyak dan mengharapkan kesuksesan," lanjut pria yang juga pernah memperkuat City itu.

Jika City diprediksi tidak akan menembus empat besar, tidak demikian dengan Liverpool. The Reds, yang melakukan pergantian di jajaran staf pelatih dengan merekrut Sean O'Driscoll sebagai asisten manajer dan Gary McAllister sebagai pelatih tim utama, dinilai telah melakukan langkah yang tepat dan diprediksi akan bangkit.

"Saya bukan salah satu pemilik, tapi jika Anda melihat model bisnis di sana secara keseluruhan, ada kekurangan dan, saat ini, mereka berpikir mungkin itu adalah di level pelatih," lanjut James.

"Saya pikir ini adalah musim untuk pelatih. Saya pikir dengan pelatih baru mereka punya peluang besar untuk lolos ke Liga Champions dengan mengungguli City," katanya.

Nuhun for visit City Diprediksi Tidak Akan Finis Empat Besar

Berita Bola Januzaj Ditaksir Sunderland

Berita Bola Januzaj Ditaksir Sunderland

sumber berita Januzaj Ditaksir Sunderland : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48b90bfd/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A50C170A1370C29842650C720Cjanuzaj0Editaksir0Esunderland/story01.htm
Manchester - Adnan Januzaj dapat tawaran untuk lebih sering jadi starter serta dapat jam main yang lebih banyak di Premier League. Peluang tersebut terbuka jika dia meninggalkan Manchester United dan pergi ke Sunderland.

Januzaj adalah salah satu pemain yang disukai David Moyes, yang membuat dia dapat 27 kesempatan tampil di Premier League musim 2013/2014. Pada periode tersebut dia 15 kali dipasang sebagai starter dan pada 12 laga lainnya masuk sebagai pemain pengganti.

Tapi setelah Louis van Gaal datang, pemuda asal Belgia itu lebih banyak dipinggirkan. Di musim lalu jatah mainnya berkurang menjadi cuma 18 kali, di mana 11 di antaranya dia lakukan sebagai pemain pengganti. Alhasil kontribusinya juga menurun, dari empat gol di musim 2013/2014 menjadi nol gol pada 2014/2015.

Peluang Januzaj masuk skuat utama The Red Devils di musim 2015/2016 tidak makin besar. Meski bisa beroperasi di tengah, serta kiri dan kanan, Van Gaal diyakini tidak akan menjadikan Januzaj sebagai pilihan utamanya. Apalagi Van Gaal kini punya tambahan opsi setelah kedatangan pemain baru di bursa transfer.

Januzaj kini terancam bertahan lebih lama di bangku cadangan MU. Tapi ada peluang dia menyelamatkan diri dari hal itu.

Dikutip dari Telegraph, Sunderland sudah menyatakan minatnya pada Januzaj. Klub yang musim lalu finis di posisi 16 itu berniat meminjam sang winger sampai satu tahun ke depan.

Peluang Sunderland memboyong Januzaj ke Stadium of Light dianggap besar. Soalnya The Black Cats sudah berulang kali melakukan transaksi dengan 'Setan Merah' terkait pinjam-meminjam pemain. Penggawa-penggawa MU yang pernah dipinjam Sunderland adalah Danny Simpson, Fraizer Campbell, Jonny Evans dan Danny Welbeck.

Mendatangkan Januzaj bisa memberi suntikan tenaga yang besar buat Sunderland untuk sekali lagi terhindar dari jeratan degradasi.


Nuhun for visit Januzaj Ditaksir Sunderland

Berita Bola Maafkan Kami, Bournemouth

Berita Bola Maafkan Kami, Bournemouth

sumber berita Maafkan Kami, Bournemouth : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48b8aa21/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A50C1543170C29841430C14890Cmaafkan0Ekami0Ebournemouth/story01.htm
Untuk selamanya Bournemouth tak akan menjadi kota sepenting Southampton dan Portsmouth. Memang ketiganya sempat menjadi satu dalam (semacam) karesidenan (county), Hampshire, sebelum Bournemouth dipisah menjadi bagian dari karesidenan Dorset. Ketiganya juga menjadi segitiga kota pinggir laut terbesar di Inggris Barat Daya. Jarak di antara ketiganya juga hanya satu injakan pedal gas.

Tetapi, sementara Southampton menjadi salah satu kota pelabuhan komersial terbesar di Inggris dan Portsmouth pusat angkatan laut Inggris, Bournemouth hanya satu dari belasan kota untuk tetirah pantai di Inggris Selatan. Itupun bukan yang terbesar dan terpopuler.

Dalam urusan sepakbola, peruntungan ketiga kota itu juga berbeda. Lagi-lagi Bournemouth berada di belakang.

Kini mereka bisa pongah. "Peduli amat, kami di Liga Primer sekarang," tulis seorang teman di email. Atau kalau mengikuti chorus nyanyian pendukung Bournemouth di stadion bola, "Tak ada yang tahu tentang kami. Tak ada yang pernah mendengar tentang keberadaan kami. Tapi kami tak peduli..."

Nyanyian itu berlebihan tentunya. Penggemar bola tentu mengenal Bournemouth. Hanya saja dalam sejarahnya, Bournemouth belum pernah mencicipi liga papan atas --hingga musim kali ini.

Anda tahu, sepakbola tidak pernah benar-benar dominan dalam imajinasi penduduk Bournemouth. Tidak terlalu penting. Setidaknya tidak sekuat di Southampton dan Portsmouth.

Bournemouth sejak awal berkembang sebagai tempat tetirah ketika di seperempat akhir abad 19 berenang di laut mulai menjadi sebuah kegiatan liburan yang populer. Memulihkan kesehatan. Beristirahat dari keramaian. Bersantai. Menghindari kesibukan. Tempat pensiunan malah.



Perangai seperti itu menjadi DNA kota ketika Bournemouth berkembang dan tak pernah sepenuhnya hilang hingga saat ini: santai, rileks, dan tanpa beban.

Bertempat tinggal di Bournemouth adalah sebuah kesengajaan untuk tidak berbuat apa-apa. Saat ritme hidup sengaja diputar lambat. Saat hidup seperti sudah selesai dan menyongsong entah. Saat escapisme (pelarian) dari sesuatu (apapun itu) tak diperlukan lagi.
Nuhun for visit Maafkan Kami, Bournemouth

Berita Bola Soal De Gea, MU Disarankan Ambil Sikap Sebelum Kick Off Premier League

Berita Bola Soal De Gea, MU Disarankan Ambil Sikap Sebelum Kick Off Premier League

sumber berita Soal De Gea, MU Disarankan Ambil Sikap Sebelum Kick Off Premier League : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48b7f846/sc/21/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A50C144530A0C29840A240C720Csoal0Ede0Egea0Emu0Edisarankan0Eambil0Esikap0Esebelum0Ekick0Eoff0Epremier0Eleague/story01.htm
Manchester - Menjelang mulai bergulirnya Premier League 2015-16, masa depan David De Gea di Manchester United masih saja dispekulasikan. MU pun diwanti-wanti agar segera menuntaskan hal tersebut sebelum laga pertamanya.

Sudah sejak akhir musim lalu De Gea santer dihubungkan dengan klub raksasa Spanyol Real Madrid. Sejauh ini penjaga gawang berusia 24 tahun itu masih di Old Trafford walaupun rumor belum juga surut--dengan De Gea diduga mulai terusik fokusnya sehingga tampil buruk untuk MU dalam kekalahan 0-2 atas Paris Saint-Germain di laga friendly pada tur pramusim lalu di AS.

Untuk itulah Macari, mantan gelandang MU periode 1973–1984, menegaskan situasi tersebut harus segera dibereskan sebelum menjamu Tottenham Hotspur dalam laga pembuka Premier League, Sabtu (8/8/2015), apakah akan mengusahakan transfer dengan Madrid atau mempertahankan De Gea sampai musim panas depan.

"Itu merupakan sebuah kerisauan besar sebelum musim mulai bergulir. Sebelumnya saya belum pernah melihat ada seorang kiper top seperti dirinya berada dalam situasi seperti ini. Saya menduga kalau segalanya (kontrak baru) sudah beres," kata Macari kepada talkSPORT.

"Saya tak percaya pada nyatanya kami sudah berada di penghujung pramusim seperti ini dan kedua klub tak tahu bagaimana situasi persisnya."

"Entah ia menuju Spanyol atau bertahan di Old Trafford, tapi itu harus segera diselesaikan sebelum pertandingan melawan Spurs pada hari pembuka musim," tegasnya.

Nuhun for visit Soal De Gea, MU Disarankan Ambil Sikap Sebelum Kick Off Premier League