Rabu, 24 Juni 2015

Berita Bola Raker Menpora dengan Komisi X DPR RI Batal Digelar

Berita Bola Raker Menpora dengan Komisi X DPR RI Batal Digelar

sumber berita Raker Menpora dengan Komisi X DPR RI Batal Digelar : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4787993d/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A60C240C191320A0C29514540C760Craker0Emenpora0Edengan0Ekomisi0Ex0Edpr0Eri0Ebatal0Edigelar/story01.htm
Jakarta - Rapat Kerja (Raker) antara Komisi X DPR RI dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, yang sedianya digelar pada hari Rabu (24/6/2015) ini, batal dilaksanakan.

"Rakernya batal. Saya tidak tahu kenapa batal dan sampai kapan belum tahu. Silahkan tanya kepada Komisi X," ungkap Imam.

Raker antara Menpora dengan Komisi X sebelumnya, tanggal 11 Juni lalu, menghasilkan keputusan bahwa Menpora diminta melakukan pertemuan dengan PSSI paling lambat 23 Juni untuk membahas rencana menggelar kompetisi dalam menghidupkan kembali persepakbolaan Indonesia, serta langkah-langkah strategis untuk segera mengakhiri sanksi FIFA.

Sebagai tindak lanjutnya, pada hari Selasa (23/6) kemarin Menpora sudah mengundang Djohar Arifin yang merupakan ketum PSSI periode 2011-2015. Saat Menpora membekukan PSSI lewat SK tanggal 17 April lalu, Djohar masih duduk sebagai ketum PSSI--walaupun posisi itu kini sudah ditempati oleh La Nyalla Mattaliti lewat Kongres PSSI tanggal 18 April.

Pertemuan antara Menpora dengan Djohar Arifin itu pada prosesnya digugat oleh PSSI. Djohar dinilai sudah melanggar Kode Etik dan akan dipanggil menghadapi Komite Etik.

Senada dengan pandangan tersebut, anggota Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam juga menilai Menpora tidak memiliki etika baik lantaran tidak memenuhi keputusan Raker 11 Juni lalu dengan mengundang Djohar Arifin dan bukannnya La Nyalla Mattaliti.

"Menpora tidak melakukan pertemuan dengan PSSI hasil KLB Surabaya 2015 yang diakui FIFA dan berdasarkan hasil penetapan PTUN Jakarta No 91/G/2015/PTUN. JKT tanggal 25 Mei yang menunda keberlakukan SK Menpora RI No 01307 tahun 2015 yang harus dipatuhi oleh semua pihak," kata Ridwan.

Pada Raker 11 Juni lalu sendiri Komisi X hanya menyebutkan Menpora diminta melakukan pertemuan dengan PSSI, tanpa ada rincian apakah itu PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin saat SK pembekuan dikeluarkan atau dengan PSSI di bawah kepemimpinan La Nyalla saat ini.

Nuhun for visit Raker Menpora dengan Komisi X DPR RI Batal Digelar