Selasa, 28 Juli 2015

Berita Bola Kick-off Piala Kemerdekaan Jadi 15 Agustus

Berita Bola Kick-off Piala Kemerdekaan Jadi 15 Agustus

sumber berita Kick-off Piala Kemerdekaan Jadi 15 Agustus : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/487ecc54/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C280C1545360C29771540C760Ckick0Eoff0Epiala0Ekemerdekaan0Ejadi0E150Eagustus/story01.htm
Jakarta - Tim transisi memutuskan kick-off Piala Kemerdekaan menjadi tanggal 15 Agustus. Klub-klub diminta untuk segera melengkapi data persyaratan.

"Kick-off Piala Kemerdekaan sudah fix 15 Agustus. Kami benar-benar mempertimbangkan apa saran dari BOPI karena kami ingin regulasi bisa dipenuhi dan klub-klub memenuhi dan menjalankan dengan baik," ungkap anggota pokja komunikasi tim transisi Cheppy T Wartono kepada wartawan, Selasa (28/7/2015).

Seperti diketahui, alasan pemunduran jadwal kick-off Piala Kemerdekaan yang semula 2 Agustus adalah karena masih banyak klub-klub yang belum memberikan kelengkapan data seperti penyerahan daftar nama pemain. Selain itu ditemukan beberapa klub yang belum mencantumkan berkas izin pemain asing dan tidak memiliki nomor rekening PT klub.

Cheppy menyebut tim transisi ingin menegakkan regulasi tanpa toleransi kepada klub-klub tersebut, agar tidak seperti yang dahulu kala. Dia memberikan batas waktu pemenuhan data itu hingga 1 Agustus.

Jika klub-klub tersebut tidak mampu memenuhi persyaratan tersebut, Cheppy menegaskan akan bersikap tegas dengan mencoret klub peserta yang tidak mau menjalankan regulasi itu dan tim transisi bakal memberikan kesempatan kepada klub lainnya.

"Kami tunggu sampai 1 Agustus nanti, apakah klub bisa memenuhi atau tidak. Jika tidak mungkin ada batas lagi sampai 5 Agustus. Jika belum juga dipenuhi, ya akan kami coret dan jalankan Piala Kemerdekaan dengan klub yang ada. Opsi lainnya, kami akan beri klub cadangan yang ingin ikut dan siap seluruh berkasnya, untuk menggantikan klub yang tidak bisa penuhi berkas," ucapnya.

Cheppy menambahkan sikap tim transisi terkait ketegasan regulasi ini berdampak positif bagi klub-klub itu sendiri. Jika sebelumnya klub tak memiliki PT, saat ini mereka sudah terjamin legalitasnya. Tak hanya itu, klub-klub jadi mempunyai rekening PT tidak lagi perorangan sehingga dana dikelola dengan baik.

"Ada dua positif poin yang bisa dilakukan yang selama ini sulit terpenuhi saat dikelola PSSI. Kami bisa memaksa klub memiliki PT , mereka sekarang punya PT legalitasnya terjamin semua. Kemudian kami bisa meminta mereka penuhi nomor rekening, itu terpenuhi semua. Jadi dana tak dikirim ke rekening perorangan yang dikuasakan PT. Tanggung jawabnya jelas, kalau PT, ada masalah keuangan. Ya PT yang salah, tidak bisa alasan duit dikirim ke perorangan lagi," tuturnya.




Nuhun for visit Kick-off Piala Kemerdekaan Jadi 15 Agustus