Jumat, 24 Juli 2015

Berita Bola Menpora Tak Masalah Jika Piala Kemerdekaan Diundur

Berita Bola Menpora Tak Masalah Jika Piala Kemerdekaan Diundur

sumber berita Menpora Tak Masalah Jika Piala Kemerdekaan Diundur : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48662fb0/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C240C1640A590C29746240C760Cmenpora0Etak0Emasalah0Ejika0Epiala0Ekemerdekaan0Ediundur/story01.htm
Jakarta - Turnamen Piala Kemerdekaan direncanakan akan bergulir 1 Agustus. Namun hingga kini operator turnamen belum juga ditentukan, kondisi yang menyiratkan turnamen tidak akan digelar tepat waktu.

Terkait Piala Kemerdekaan molor dari jadwal yang dibuat sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, tidak mempermasalahkan. Dia memaklumi jika banyak hal yang belum dipersiapkan dengan baik karena terpotong jeda liburan.

"Jadi begini jeda Idul Fitri itu kan memungkinkan siapa saja melakukan penundaan. Kami menduga karena faktor Idul Fitri sehingga bagi EO mungkin ada halangan, undangan, recruitment pemain, dan sebagainya itu kan teknis semua. Terus terang saya tidak mematok tanggal 1 Agustus. Itu saya sampaikan karena melihat kesiapan mereka.

Tapi kalau secara teknis bagi Tim Transisi tidak dimungkinkan untuk kick-off, ya, silakan. dibicarakan betul lagi," kata Imam ketika ditemui di Kantor Kemenpora, Senayan, Jumat (24/7/2015).

"Karena saya juga tidak ingin kick-off itu asal-asalan, harus dengan model baru," lanjutnya.

Model baru yang dimaksud Imam adalah terkait keamanan dan kenyamanan baik untuk penonton juga klub yang bermain.

"Saya usul Piala Kemerdekaan itu seperti ini gambarannya. Penonton datang ke stadion kalau bawa tas atau apa, barang bawaannya bisa disimpan di loker. Lalu yang menjaga loker juga harus dari orang yang betul-betul. Jangan nanti yang menjaga justru mengambil barang tersebut," paparnya.

"Yang kedua soal karcis nonton. Semestinya sudah disiapkan di zona apa, tribun apa, jadi dari awal sudah diantisipasi. Kalau perlu karcis sudah dicetak dengan nomor kursinya. Jadi penonton yang masuk sudah jelas kursinya dimana. Yang ketiga terkait keamanan dan untuk menghindari tawuran juga. Jadi sebelum masuk penonton diperiksa dulu dengan ketat dengan menggunakan metal detector."

"Coba lihat saja di Singapura (SEA Games 2015) kemarin, menteri saja diperiksa ketat banget. Sehingga prinsip sepakbola menyehatkan itu senang dan menyenangkan benar-benar teraplikasikan," harap dia.


Nuhun for visit Menpora Tak Masalah Jika Piala Kemerdekaan Diundur