Rabu, 08 Juli 2015

Berita Bola Peran Sains dalam Latihan Pramusim

Berita Bola Peran Sains dalam Latihan Pramusim

sumber berita Peran Sains dalam Latihan Pramusim : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/47f63eb0/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C0A90C1151110C29644570C14970Cperan0Esains0Edalam0Elatihan0Epramusim/story01.htm
Saat kita memasuki tengah tahun yaitu pada bulan Juni dan Juli, kesebelasan sepakbola khususnya di Eropa sudah mulai mempersiapkan diri untuk musim sepakbola yang baru. Para pemain, manajer, dan pelatih biasanya akan menyiapkan latihan pramusim (pre-season) untuk mengembalikan kembali tingkat kebugaran, keterampilan teknis, dan juga kemampuan taktis skuatnya.

Hal ini dapat menjadi waktu yang menuntut fisik, terutama untuk para pemain. Mereka yang baru saja libur akhir kompetisi (off-season) selama kurang-lebih dua bulan, harus kembali menjalani rutinitasnya sebagai atlet profesional.

Sayangnya, saat pramusim justru merupakan waktu di mana cedera bisa menjadi masalah. Studi sepakbola serta olahraga lainnya menunjukkan bahwa atlet cenderung lebih rentan terhadap cedera selama pramusim dari pada waktu lain sepanjang musim.

Sebuah studi baru-baru ini sudah fokus kepada kejadian cedera para pemain selama latihan pramusim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemain cukup rentan terhadap beberapa jenis cedera selama periode ini.

Para peneliti menemukan bahwa rata-rata setiap kesebelasan mengalami kasus cedera sebanyak 1-2 kejadian selama periode pramusim. Dari cedera yang tercatat, 34% pemain harus beristirahat selama satu hari, sementara 55% pemain dipaksa untuk beristirahat lagi selama 8 hari atau lebih.
Secara umum, lebih dari setengah skuat memiliki setidaknya satu pemain yang harus beristirahat selama 8 hari akibat dari cedera.

Cedera yang paling umum adalah cedera otot paha. Sementara memar akibat ligamen yang terkilir juga menjadi cedera yang sering terjadi. Hal ini konsisten dengan studi penelitian lain dari pemain profesional yang menunjukkan bahwa pramusim adalah waktu di mana pemain sangat rentan terhadap cedera hamstring.

Sekilas Latihan Pramusim pada Masa Lalu

Setelah membaca risiko cedera pada pramusim di atas, kita tentunya penasaran: seperti apa, sih, latihan pramusim yang baik itu?

Manajer Ipswich Town, Mick McCarthy, tertawa saat ia mengingat salah satu latihan pramusimnya sebagai pemain Barnsley dulu. "Ini cerita yang legendaris," kata McCarthy kepada The Guardian. "Kami melakukan lari jarak jauh di jalanan Barnsley, dan beberapa dari kami bahkan sampai tersesat."

Pemain veteran Bristol City, Aaron Wilbraham, juga mengakui bahwa ia kerepotan saat latihan pramusim dulu. Pemain berusia 36 tahun ini berbicara kepada Western Daily Press tentang pramusimnya dahulu ketika ia bermain bersama Stockport County pada tahun 1997.
Nuhun for visit Peran Sains dalam Latihan Pramusim