Sabtu, 01 Agustus 2015

Berita Bola Ladang Emas Amerika Serikat dan Meksiko

Berita Bola Ladang Emas Amerika Serikat dan Meksiko

sumber berita Ladang Emas Amerika Serikat dan Meksiko : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/489f8e74/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A80C0A10C20A33440C2980A8860C14970Cladang0Eemas0Eamerika0Eserikat0Edan0Emeksiko/story01.htm
Tidak salah juga kalau Amerika Serikat bisa jadi merupakan negara paling sukses di dunia dalam urusan sepakbola. Ya, ini adalah fakta, tapi dengan kondisi tertentu.

Entah apa yang ada di kepala masyarakat Amerika Serikat. Mereka pastinya tahu bahwa sepakbola (“soccer” bukan “football”) adalah olahraga yang paling terkenal di dunia. Tapi olahraga ini sudah turun-temurun dicap sebagai “olahraga bodoh,” dan lebih parahnya lagi, mereka “mengorbankan” “olahraga bodoh” ini untuk dimainkan oleh anak-anak perempuan.

Sebelumnya, kami meminta maaf jika kami banyak menggunakan kutipan, karena sejujurnya kami tidak ikhlas jika sepakbola dikatakan sebagai “olahraga bodoh.”

Ini seperti pepatah “sudah terjatuh, tertimpa tangga". Mengatakan sepakbola itu bodoh saja sudah kelewatan, lalu meyuruh anak-anak perempuan untuk bermain sepakbola seperti menjadi diskriminasi gender secara tidak langsung oleh warga AS untuk anak-anak dan perempuan.

Hasilnya? Berkat konsistensi permainan sepakbola di kalangan anak-anak perempuan, kesebelasan negara (sangara) perempuan mereka adalah yang tersukses di dunia, dengan menjadi juara dunia sebanyak tiga kali, termasuk baru-baru ini (Piala Dunia Perempuan 2015) di Kanada.

Sejak Piala Dunia Perempuan pertama di tahun 1991, mereka berhasil mengungguli Jerman (dua kali juara dunia perempuan), Norwegia (sekali), dan Jepang (sekali). Inilah kenapa kita seharusnya bisa memahami jika Amerika Serikat adalah negara sepakbola tersukses di dunia, TAPI di kelompok perempuan.

Bagaimana dengan sangara laki-laki mereka? Jika kesuksesan yang dimaksud adalah sebagai juara dunia, maka sangara laki-laki AS jauh dari kata sukses. Tapi, dalam dunia sepakbola internasional, kita bisa mengerucutkan kembali definisi “sukses” agar lebih kontekstual dan regional.

Misalnya saja, kita tahu Jepang itu adalah negara yang sukses di sepakbola, tapi di tingkat Benua Asia (AFC). Kita juga tahu jika Thailand adalah negara sepakbola yang sukses di sepakbola, tapi di tingkat Asia Tenggara (AFF). Jadi, bagaimana dengan Amerika Serikat?

Merenungkan arti kehadiran Piala Emas

Seperi yang kita dapat ketahui, AS adalah bagian dari Konfederasi Sepakbola Benua Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia, atau yang kita kenal dengan CONCACAF (Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football). Sama halnya seperti Indonesia yang (pernah, dan mudah-mudahan segera kembali lagi menjadi) anggota AFC, kita juga masuk ke dalam anggota regional benua, yaitu AFF.
Nuhun for visit Ladang Emas Amerika Serikat dan Meksiko