Senin, 20 Juli 2015

Berita Bola Samir Nasri Sebaiknya Mudik Saja

Berita Bola Samir Nasri Sebaiknya Mudik Saja

sumber berita Samir Nasri Sebaiknya Mudik Saja : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/484b2f31/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C115850A0C29720A910C14970Csamir0Enasri0Esebaiknya0Emudik0Esaja/story01.htm
Pada tahun 2011, Samir Nasri menjadi perbincangan menarik kala ia rela meninggalkan Arsenal untuk berlabuh ke Manchester City. Konon, saat itu Nasri mengaku sebenarnya diam-diam Sir Alex Ferguson pernah menemuinya di Paris guna membujuknya untuk hengkang ke Manchester United. Namun, Nasri menolak karena menurutnya itu akan menjadi persoalan terhadap Arsene Wenger dan Arsenal.

Tak disangka-sangka, dua minggu kemudian ia malah hengkang ke City. Ia beralasan bahwa saat itu Roberto Mancini, manajer City kala itu, terus-terusan menelponnya, menghubunginya, dan membujuknya untuk memperkuat lini serang Manchester biru.

Sontak pendukung Arsenal murka dengan Nasri yang hipokrit. Laga terakhir Nasri bersama Arsenal pun ditutup dengan sorakan dan siulan terhadapnya. Saat itu Arsenal menjamu Newcastle United di Emirates Stadium.

Nasri pun ditunjuk memakai ban kapten dan terlihat berusaha mencetak gol agar mulut pendukung The Gunners di stadion setidaknya tertutup rapat barang satu atau dua menit. Tapi, ternyata itu tidak terjadi karena skor akhir adalah skor kacamata.

Pemain Prancis kelahiran tahun 1987 ini butuh waktu setidaknya satu musim untuk menutup mulut para suporter Arsenal yang berisik. Ia menutup musim dengan keluar sebagai juara Liga Primer Inggris 2011/12.

Nasri lega karena ia mendapatkan apa yang ia tidak bisa dapatkan di Arsenal, yaitu sebuah trofi. Saat itu Arsenal memang sering diolok-olok karena mereka sudah puasa gelar selama 8 tahun lamanya.

Bersama The Citizens, Nasri berhasil memenangkan 2 trofi Liga Primer, 1 gelar juara Piala Liga Inggris, dan 1 gelar juara Community Shield. Cukup setimpal dengan kegerahan yang ia hadapi terhadap Arsenal.

Silva dan Sterling yang Dapat Menggeser Nasri

Empat tahun sudah berlalu sejak kepindahannya dari Arsenal. Dapat dikatakan performa Nasri tidak buruk namun cenderung menurun. Puncak permainan Nasri bersama City adalah 2 tahun lalu saat mereka juara lagi di musim 2013/14. Pada saat itu, Nasri diturunkan sebanyak 46 kali dengan membukukan 11 gol dan 11 assist.

Di musim 2014/15 lalu, performanya tidak sebaik sebelumnya karena dirundung cedera pangkal paha. Musim lalu, Nasri hanya mencicipi 23 laga, mencetak 3 gol dan 7 assist.

Satu-satunya kompatriot Nasri yang dapat menjadi perbandingan adalah Silva. Tidak seperti Nasri, performa Silva cenderung naik.

Silva datang ke City pada musim 2010/11, tepat satu musim sebelum Nasri datang. Pada musim pertamanya, Silva membantu City dengan 4 gol dan 7 assist. Pada musim berikutnya, saat Nasri datang, performa Silva naik dengan mencetak 7 gol dan 17 assist.

Jadi, bisa saja kala itu Mancini mendatangkan Nasri justru untuk mendongkrak performa Silva. Jika memang begitu, sepertinya niatan tersebut berhasil terealisasi.



Perbandingan David Silva,Samir Nasri, dan Raheem Sterling

Jika Nasri dan Silva memang didatangkan untuk saling bersaing demi meningkatkan performa, efek itu seharusnya juga berlaku untuk Nasri. Namun, jika performa Nasri malah menurun, Nasri harus bersiap-siap untuk musim depan karena City sudah berhasil mendatangkan Raheem Sterling dari Liverpool.

Persoalan Sikap yang Membuatnya Didepak dari Tim Nasional Prancis

Jika Sterling yang datang ke Manchester memberikan tekanan yang cukup membuat Nasri kesal, maka sebaiknya ia tidak mengulangi lagi sikap buruknya seperti yang ia pernah tunjukkan saat ia membela tim nasional Prancis.

Pada tanggal 9 Agustus 2014, Nasri memutuskan dirinya untuk pensiun dari timnas Prancis. Sebuah keputusan yang dinilai emosional dan terburu-buru karena usia Nasri saat itu pun belum menginjak usia senja.

Saat itu Nasri masih berusia 27 tahun, dan biasanya pesepakbola sedang dalam performa terbaik dan mendulang banyak kesuksesan di umur yang ini.
Tragedi bermula jauh sebelum itu, kala Nasri dan William Gallas, wakil kapten tim nasional Prancis, adu mulut dan bersitegang.

Gallas menganggap Nasri masih kekanak-kanakan dan bermulut kotor saat mereka berdua sama-sama memperkuat Arsenal. Yang membedakannya, Gallas adalah kapten, sedangkan Nasri sangat kesal terhadap Gallas karena musim berikutnya Gallas pindah ke Tottenham Hotspur yang notabene musuh Arsenal.

Persoalan itu berujung tidak baik. Nasri memutuskan untuk tidak bersalaman dengan Gallas dalam laga Arsenal melawan Tottenham.

Raymond Domenech, pelatih timnas Prancis, akhirnya tidak memanggil pemain kelahiran Marseille tersebut ke dalam daftar 23 nama pemain Prancis untuk berlaga di Piala Dunia 2010. Domenech khawatir Nasri akan berselisih lagi dengan Gallas karena Gallas saat itu adalah wakil kapten timnas Prancis.

"Zidane, Cantona, dan saya juga seperti itu. Ini [merupakan karakter] dari mana kami berasal. Karena ketika Anda tumbuh di jalan, Anda harus membela diri. Perjuangan menunjukkan karakter Anda,” begitu ucapan Nasri saat diwawancarai Mail mengenai persoalan-persoalannya.

Nasri mengaku tidak ada yang ia sembunyikan, bahkan sisi gelap itu pasti ada pada masyarakat Marseille dan mereka berani memunculkannya di hadapan publik. Perlu diketahui, Nasri, Zidane, dan Cantona sama-sama berasal dari Kota Marseille dan juga memiliki temperamen tinggi.

Saat Prancis memberhentikan Domenech dan menunjuk Laurent Blanc sebagai pelatih timnas, nama Nasri muncul lagi menghiasi skuat timnas Prancis. Nasri akhirnya berlaga di pentas internasional dan saat itu Prancis berlaga di Euro 2012 sampai pada perempat-final melawan Spanyol.

Pada pertandingan tersebut, Prancis harus kalah dengan dua gol tanpa balas. Lagi-lagi Nasri tak bisa membendung emosinya mengenai kekalahan itu. Saat dirinya bertemu media untuk membahas pasca pertandingan, Nasri malah terlihat marah terhadap wartawan.

Nasri mengatakan bahwa mereka (media) selalu menulis tentang kejelekan terhadap timnas Prancis. Tidak hanya itu, Nasri juga membumbui ucapan-ucapannya dengan kata-kata kotor. Kata-kata kotor yang tidak pantas untuk diucapkan seorang pemain sepakbola.

Insiden ini pun menjadi kasus utama FFF, Federasi Sepakbola Prancis. Akibat insiden itu, Nasri mendapat larangan tiga pertandingan Internasional dari FFF.

Persoalan-persoalan Nasri cukup membuat pandangan orang terhadap dirinya menjadi tercoreng. Tidak kecuali Didier Deschamps, legenda sepakbola Prancis sekaligus pelatih timnas Prancis yang menggantikan Blanc.

Deschamps menyatakan bahwa performa Nasri di luar ekspektasinya. Nasri pun tidak dipanggil untuk memperkuat timnas Prancis lagi dalam rangka Piala Dunia 2014. Ini adalah puncak dimana Nasri memutuskan untuk pensiun pada usia muda di laga sepakbola Internasional.

Nasri pernah Menjadi Anak Emas Prancis

“Ia (Nasri) bisa melakukan segalanya dengan baik. [Ia bisa] step-over, memiliki kemampuan menggiring bola dan menendang dengan kaki kiri maupun kanannya. Saya juga tidak yakin apakah ia dominan kaki kiri atau kaki kanan,” begitu ucapan Freddy Assolen, seorang pencari bakat dari kesebelasan Marseille yang memonitor Nasri dari umur 9 tahun.

Sejak memulai karir sepakbola di Olympique Marseille, hidup Nasri dihiasi puja-puji atas bakatnya. Nasri baru menginjak umur 17 tahun saat debutnya di Marseille pada musim 2004/05. Debut awal musimnya pun menjanjikan dengan 25 kali main,2 gol dan 1 assist.

Musim berikutnya, Nasri melangkah lebih jauh. Ia berhasil bermain 49 laga dan sempat mencicipi kompetisi Eropa, yaitu Piala UEFA (sebelum berubah nama menjadi Liga Europa) dan Piala Intertoto (yang saat ini sudah almarhum).

Dua musim setelahnya, Nasri dinobatkan sebagai pemain muda terbaik UNFP 2007. Nasri pun menjadi tumpuan Marseille saat Franck Ribery, kompatriotnya di Marseille, hijrah ke Bayern Munich.

Nasri menjadi pemain penting. Bakatnya pun mulai menjadi incaran kesebelasan-kesebelasan Inggris seperti Liverpool, Chelsea, Newcastle United, dan Arsenal. Kesebelasan terakhir lah yang menjadi pilihan Nasri untuk melanjutkan karirnya di luar Prancis.

“Samir adalah pelajar sepakbola, ia hidup untuk permainan sepakbola. Ia senang melakukan latihan bersama dan menonton kembali performanya di televisi. Menurutnya, itu membantu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam permainannya. Jika memang seseorang sangat cinta terhadap sepakbola, seperti inilah yang harus dilakukan, dan ini yang menjadi pembeda dengan yang lain,” ujar Gilles Grimandi, pencari bakat Arsenal setelah Arsenal sukses mendatangkannya dari Marseille pada tahun 2008.

Wenger sendiri mengaku bahwa Nasri telah berkembang dari pesepakbola-yang-bukan-pencetak-gol menjadi pesepakbola yang mampu membuat keputusan penting. Banyak yang menaruh harapan pada Nasri karena darah Aljazair yang ada di dalamnya sehingga ia sering dikait-kaitkan dengan Zidane. Namun, Nasri menyanggah pendapat itu karena walaupun juga memiliki kualitas menggiring bola, permainan Nasri lebih melebar.

Sangat disayangkan bakat yang dimiliki Nasri menjadi sia-sia karena sikap temperamental yang selalu ia ekspos. Jika Nasri mampu bersabar, mungkin akan berbeda.

Kini Nasri bukan lagi menjadi buah bibir media karena: Pertama, media sudah bosan memancingnya lagi; dan kedua, performanya bukan yang menjadi decak kagum penggemar sepakbola serta cenderung jadi biasa saja.

Jadi, apa gunanya meliput Nasri jika ada banyak pemain yang memiliki performa lebih baik? Sehingga, jika saja Nasri mau memperbaiki karirnya, saat-saat seperti ini adalah saat yang tepat. Mungkin dengan kembali ke Prancis dan merumput lagi di kompetisi Ligue 1 diharapkan akan bisa mengulang kembali kejayaannya.

Pulang Kampung ke Marseille

Jika Nasri kehilangan performa terbaiknya belakangan ini, Marseille justru sedang kehilangan pemain-pemain terbaiknya musim lalu. Gianelli Imbula, gelandang tengah energik ini berlabuh ke FC Porto.

Dua klan Ayew, Jordan dan Andre Ayew, dua kakak-beradik ikonik Marseille ini pindah ke kesebelasan lain. Terakhir, ada Dimitri Payet. Gelandang versatille ini mencoba mencicipi kompetisi Liga Primer bersama West Ham United.

Nama terakhir, yaitu Payet, adalah pemain yang hampir sama gaya bermainnya dengan Nasri. Payet dalam komando Marcelo Bielsa, ditempatkan menjadi gelandang serba bisa. Mulai dari menjadi penendang free-kick, tendangan penjuru, hingga mencetak assist.

Musim lalu, Payet berhasil melakukan umpan kunci sebanyak 117 kali dengan total main 36 kali di Ligue 1. Ia juga mampu mencetak 17 assist dan 7 gol.


Perbandingan Dimitri Payet, Samir Nasri, dan Florian Thauvin

Payet menjadi pemain yang paling berpengaruh pada performa Marseille musim lalu. Namun Payet memutuskan untuk hengkang ke Inggris bersama West Ham. Perginya Payet menyisakan pemain muda andalan Florian Thauvin di posisinya.

Ini merupakan momen yang baik untuk Nasri jika kembali merumput di Prancis, khususnya di Marseille. Tempat kosong yang ditinggalkan Payet akan menjadi titik balik Nasri untuk mencapai prestasi-prestasi baru dan memperbaiki citranya setidaknya di mata musuh bebuyutannya, yaitu media.

Bayangkan, sanjungan untuk Nasri jika ia pulang ke kampung halamannya dan bagaimana reaksi masyarakat jika Marseille membuka pintu lebar untuk Nasri. Tempat kosong itu juga memang yang biasa Nasri lakukan di City maupun di Arsenal. Jadi, sepertinya tidak akan jadi masalah jika Nasri mendapatkan tempat di Marseille sebagai gelandang serang. Bahkan sebagai kapten jika Bielsa mau.

Masalah lain yang harus ia hadapi adalah Bielsa, pelatih Marseille saat ini. Bielsa punya sejuta program dengan pelatihan super disiplin yang mampu memicu temperamen Nasri datang kembali.

Tapi, Nasri memang dari awal karirnya di Marseille selalu berhadapan dengan pelatih baru. Awal tiga musimnya di Marseille, Nasri telah bekerjasama dengan empat pelatih sebelum pindah ke Arsenal. Jika memang Grimandi, pencari bakat Arsenal, mengatakan bahwa Nasri adalah pesepakbola yang pandai belajar, maka apa yang Bielsa programkan adalah hal yang menyenangkan bagi Nasri.

Tapi tetap saja, sikap Nasri yang temperamen dan sisi buruk lainnya harus pintar ia pendam. Sepertinya itu menjadi masalah utama dalam memecahkan kasusnya sendiri.

Banyak atlet yang bermasalah dengan temperamennya dan salah satunya adalah Roger Federer, petenis asal Swiss. Federer memiliki kekuatan back-hand satu tangan yang luar biasa tajam namun terbiasa untuk membanting raket dan mengeluarkan kata-kata kasar nan tajam pula di tengah-tengah pertandingan.

Namun, setelah Federer memperbaiki sikap dan temperamennya, bukan hanya performanya saja yang naik, namun gelar-gelar pun bermunculan dan puncaknya ia pernah menjadi petenis nomor 1 di dunia.

Jadi, jika Nasri bisa memperbaiki temperamen dan mencoba lebih sabar di dalam maupun di luar lapangan, maka kejayaan itu pasti datang. Nasri sendiri yang mengatakan bahwa sikap temperamennya adalah perjuangan terhadap hal-hal (media) yang memojokannya terus-menerus.

Jika memang itu perjuangan, maka hasil manis akan ia dapat di akhir cerita. Mungkin ia akan menarik keputusannya mengenai pensiun di laga internasional dan mencoba merumput lagi. Allez, Samir! Minal aidin wal faidzin.



===

* Penulis anggota redaksi @PanditFootball dengan akun twitter: @iiirf


Nuhun for visit Samir Nasri Sebaiknya Mudik Saja

Berita Bola 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech'

Berita Bola 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech'

sumber berita 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech' : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/484a9dac/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C110A3470C29720A610C720Carsenal0Eseharusnya0Elebih0Epilih0Ebegovic0Eketimbang0Ecech/story01.htm
Jakarta - Perekrutan Petr Cech oleh Arsenal dinilai kurang tepat. Eks kiper tim nasional Inggris, David James, menilai bahwa seharusnya The Gunners lebih memilih Asmir Begovic ketimbang Cech.

Arsenal menggaet Cech pada bursa transfer musim panas ini. Untuk kiper 33 tahun dengan sisa kontrak setahun, banderol Cech yang mencapai 11 juta poundsterling boleh dibilang mahal.

Untuk mengantikan Cech, Chelsea merekrut Begovic dari Stoke City. Penjaga gawang 28 tahun itu dibeli dengan harga delapan juta poundsterling, dan Marco van Ginkel menjadi bagian transfer sebagai pemain pinjaman.

James menilai bahwa Arsenal tak berpikir untuk jangka panjang dengan merekrut Cech. Apalagi, kiper asal Republik Ceko itu dinilai sudah tak berada dalam penampilan terbaik.

"Petr Cech merupakan kiper yang sangat bagus, tapi dia tak berada dalam performa terbaik. Di usai 33 tahun, tak ada yang mengatakan bahwa dia tak bisa kembali ke penampilan terbaik Petr Cech," kata James di talkSport.

"(Begovic) mempunyai waktu yang lebih panjang karena faktor usia, dan di sisi Thibaut Courtois, Anda mempunyai dua kiper terbaik di Liga Inggris dengan usai 15 tahun lebih tua dari mereka. Jelas jika saya merupakan penggemar Arsenal, maka saya akan senang kali merekrut Begovic --delapan juta pounsterling untuk Begovic dan 11 juta poundsterling untuk Cech," imbuhnya.


Nuhun for visit 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech'

Berita Bola 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech'

Berita Bola 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech'

sumber berita 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech' : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/07/21/110347/2972061/72/arsenal-seharusnya-lebih-pilih-begovic-ketimbang-cech
Jakarta - Perekrutan Petr Cech oleh Arsenal dinilai kurang tepat. Eks kiper tim nasional Inggris, David James, menilai bahwa seharusnya The Gunners lebih memilih Asmir Begovic ketimbang Cech.

Arsenal menggaet Cech pada bursa transfer musim panas ini. Untuk kiper 33 tahun dengan sisa kontrak setahun, banderol Cech yang mencapai 11 juta poundsterling boleh dibilang mahal.

Untuk mengantikan Cech, Chelsea merekrut Begovic dari Stoke City. Penjaga gawang 28 tahun itu dibeli denga harga delapan juta poundsterling, dan Marco van Ginkel menjadi bagian transfer sebagai pemain pinjaman.

James menilai bahwa Arsenal tak berpikir untuk jangka panjang dengan merekrut Cech. Apalagi, kiper asal Republik Ceko itu dinilai sudah tak berada dalam penampilan terbaik.

"Petr Cech merupakan kiper yang sangat bagus, tapi dia tak berada dalam performa terbaik. Di usai 33 tahun, tak ada yang mengatakan bahwa dia tak bisa kembali ke penampilan ternaik Petr Cech," kata James di talkSport.

"(Begovic) mempunyai waktu yang lebih panjang karena faktor usia, dan di sisi Thibaut Courtois, Anda mempunyai dua kiper terbaik di Liga Inggris dengan usai 15 tahun lebih tua dari mereka. Jelas jika saya merupakan penggemar Arsenal, maka saya akan senang kali merekrut Begovic --delapan juta pounsterling untuk Begovic dan 11 juta poundsterling untuk Cech," imbuhnya.

Nuhun for visit 'Arsenal Seharusnya Lebih Pilih Begovic Ketimbang Cech'

Berita Bola Juventus Memburu Trequartista

Berita Bola Juventus Memburu Trequartista

sumber berita Juventus Memburu Trequartista : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/484a301c/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C0A944340C29720A220C710Cjuventus0Ememburu0Etrequartista/story01.htm
Turin - Aktivitas transfer Juventus dipastikan belum selesai. Bianconeri masih memburu pemain-pemain di posisi-posisi tertentu, salah satunya adalah seorang trequartista.

Juve sudah mendatangkan cukup banyak pemain di bursa transfer musim panas ini. Tercatat ada nama Paulo Dybala, Sami Khedira, Mario Mandzukic, Daniele Rugani, Neto, Simone Zaza, dan Guido Vadala yang menjadi penghuni baru skuat The Old Lady.

Sementara itu, dalam daftar pemain yang pergi, ada nama Carlos Tevez, Andrea Pirlo, Marco Storari, Alessandro Matri, Romulo, dan Angelo Ogbonna. Arturo Vidal juga santer dikabarkan akan segera hengkang ke Bayern Munich.

Di waktu yang tersisa hingga ditutupnya bursa transfer, Juve akan berupaya untuk memperkuat skuatnya dengan memboyong beberapa pemain lagi. Dua posisi yang kabarnya jadi prioritas utama Juve adalah bek kiri dan seorang gelandang serang yang akan berperan sebagai trequartista.

Pada musim lalu, pelatih Massimiliano Allegri sering memasang Roberto Pereyra di posisi trequartista dalam formasi 4-3-1-2. Meski Pereyra tampil cukup oke, Allegri masih mencari pemain lain.

Allegri beberapa waktu lalu mengakui bahwa dirinya menyukai Oscar dan Isco. Akan tetapi, dalam beberapa hari terakhir Juve kabarnya menjadikan Mario Goetze atau Julian Draxler sebagai buruan utama.

"Klub sedang berusaha menemukan pemain yang punya kualitas dalam menyerang, yang bisa meningkatkan level teknis tim ini, yang memang sudah punya begitu banyak pemain bagus," jelas Allegri yang dikutip Football Italia.

"Di posisi tersebut, Anda membutuhkan seorang pemain yang sangat teknikal. Namun, pada saat yang bersamaan, kami harus memastikan keseimbangan tim tak terganggu," lanjutnya.

"Hal yang paling penting adalah apa yang ditawarkan oleh pasar. Kami mempertimbangkan apa yang bisa kami dapatkan, dan khususnya apa yang kami butuhkan," jelas Allegri.

"Pada titik ini, kami punya ide-ide yang jelas. Langkah pertama adalah mendapatkan seorang pemain menyerang, setelah itu kita lihat saja," kata dia.

Nuhun for visit Juventus Memburu Trequartista

Berita Bola Matic Tak Senang Cech Pindah ke Arsenal

Berita Bola Matic Tak Senang Cech Pindah ke Arsenal

sumber berita Matic Tak Senang Cech Pindah ke Arsenal : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/484a25fb/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C0A829570C29719990C720Cmatic0Etak0Esenang0Ecech0Epindah0Eke0Earsenal/story01.htm
London - Gelandang Chelsea, Nemanja Matic, mengaku tak senang melihat Petr Cech pindah ke Arsenal. Matic pun berharap Cech tak bermain gemilang bersama The Gunners.

Setelah 11 tahun berseragam Chelsea, Cech menyeberang ke Arsenal. Pesepakbola asal Republik Ceko itu pergi dari Stamford Bridge lantaran kehilangan statusnya sebagai penjaga gawang nomor satu.

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, sebenarnya enggan melepas Cech, apalagi ke klub rival seperti Arsenal. Namun, karena kebaikan hati pemilik Chelsea, Roman Abramovich, Cech tak harus meninggalkan London dan bisa bergabung dengan Arsenal.

"Petr adalah orang baik dan seorang kiper hebat. Ini akan menjadi perekrutan yang sangat penting untuk mereka," ucap Matic yang dikutip Mirror.

"Tapi, karena hal itulah saya tidak senang. Kami tahu dia sangat profesional. Dia adalah salah satu kiper terbaik. Dan saya berharap musim ini dia tidak tampil seperti saat bersama kami selama 10-11 tahun," tambah Matic.

"Saya ikut senang untuknya karena dia bisa tetap tinggal di London, yang mana sangat penting untuk dia dan keluarganya. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," katanya.

Nuhun for visit Matic Tak Senang Cech Pindah ke Arsenal

Berita Bola Atletico Gaet Stefan Savic

Berita Bola Atletico Gaet Stefan Savic

sumber berita Atletico Gaet Stefan Savic : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4849fe1a/sc/12/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C0A755530C29719890C750Catletico0Egaet0Estefan0Esavic/story01.htm
Madrid - Atletico Madrid mendapatkan pemain belakang baru di bursa transfer musim panas ini. Los Colchoneros telah resmi menggaet Stefan Savic dari Fiorentina.

Savic tiba di Madrid pada Senin (20/7/2015). Bek asal Montenegro itu selanjutnya menjalani tes medis dan pada malam harinya menandatangani kontrak berdurasi lima musim dengan Atletico.

Savic, yang kini berusia 24 tahun, datang ke Vicente Calderon untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Miranda. Miranda beberapa waktu lalu bergabung dengan Inter Milan.

"Kami sangat puas dengan kesepakatan yang tercapai dengan Fiorentina karena Stefan adalah pemain dengan masa depan cerah," ujar Direktur Olahraga Fiorentina, Jose Luis Caminero, di situs resmi klub.

"Dia cepat dan kuat dalam bertahan. Meski masih muda, dia punya pengalaman bermain di Serbia, Inggris, dan Italia. Saya yakin dia akan memberikan banyak hal untuk kami," kata Caminero.

Savic pernah membela Manchester City pada musim 2011/2012, tapi kurang sukses. Dia kemudian pindah ke Fiorentina dan tampil cukup impresif selama tiga musim berseragam La Viola.

AC Milan dan Manchester United juga sempat disebut-sebut melirik Savic. Namun, pada akhirnya si pemain menjatuhkan pilihannya kepada Atletico.

Nuhun for visit Atletico Gaet Stefan Savic

Berita Bola Lubang-lubang di Lini Pertahanan Milan

Berita Bola Lubang-lubang di Lini Pertahanan Milan

sumber berita Lubang-lubang di Lini Pertahanan Milan : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4849a0ed/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C0A63420A0C29719740C14970Clubang0Elubang0Edi0Elini0Epertahanan0Emilan/story01.htm
Mengakhiri musim 2014/2015 di peringkat ke-10 Serie A membuat AC Milan gerah. Hasil ini membuat kesebelasan yang berdiri pada 1899 tersebut menemani kesebelasan rival sekotanya Internazionale Milan, yang tak akan berlaga di kompetisi Eropa manapun pada musim mendatang.

Pencapaian itu tentunya tak mau lagi terulang pada musim berikutnya. Milan bagaimanapun merupakan salah satu kesebelasan besar yang ada di Italia, bahkan dunia. Sewajarnya, mereka bersaing di papan atas, bukan berkutat di papan tengah seperti yang terjadi pada musim lalu. Maka sejumlah perubahan pun dilakukan Milan.

Kepemilikan Milan dijual sebanyak 48% pada pengusaha asal Thailand, Bee Taechaubol untuk menyehatkan keuangan. Filippo Inzaghi yang menangani Milan pada awal musim 2014/2015 akhirnya mendapatkan akibatnya dengan pemutusan kontrak. Legenda AC Milan itu kemudian digantikan oleh legenda Inter Milan, Sinisa Mihajlovic, yang musim lalu menangani Sampdoria.

Lantas apa yang ditawarkan Mihajlovic dan Mr. Bee? Apakah Milan akan tampil lebih baik pada musim yang akan datang? Atau akan kembali terseok-seok seperti musim lalu? Apapun jawabannya, bersama Mihajlovic, Milan haruslah memperbaiki lini pertahanan mereka sebagai hal yang paling utama agar bisa bersaing di papan atas Serie A.

Lini Pertahanan Buruk

Pencapaian Milan bersama Inzaghi pada musim lalu sebenarnya lebih buruk dari sekadar mengakhiri musim dengan berada di peringkat 10, peringkat terendah Milan dalam 18 tahun terakhir. Pada musim 2014/2015, skuat berjuluk Rossoneri ini pun memiliki catatan kebobolan terburuk dalam 65 tahun terakhir.

Musim lalu, Diego Lopez atau Christian Abbiati yang menjadi pengawal mistar gawang Milan, diperdayai oleh lawan sebanyak 50 kali. Dan terakhir kali Milan kebobolan mencapai angka 50 di Serie A sendiri terjadi pada musim 1949/1950.

Saat itu Milan kebobolan sebanyak 52 gol. Meskipun begitu, Milan tetap berada di papan atas klasemen, atau tepatnya berada di peringkat tiga pada akhir musim, karena berhasil mencetak gol sebanyak 82 kali. Dengan kata lain, surplus 30 gol inilah yang menjadikan Milan tetap berada di papan atas.

Tapi hal tersebut tak terjadi pada musim ini. Saat gawang Milan kebobolan lebih dari empat lusin ini, lini depan Milan hanya mampu mencetak 56 gol. Jumlah gol ini pun merupakan yang terburuk dalam 11 tahun terakhir.

Milan mungkin dengan tepat langsung bergerak cepat untuk memboyong Carlos Bacca dari Sevilla dan Luiz Adriano dari Shakthar Donetsk. Bahkan mungkin akan nada satu penyerang baru lain yang akan menyusul. Tapi hingga saat ini, belum ada tanda-tanda signifikan dari manajemen Milan untuk mendatangkan bek anyar, khususnya bek tengah, yang bisa meningkatkan kualitas lini pertahanan Milan.
Nuhun for visit Lubang-lubang di Lini Pertahanan Milan

Berita Bola Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang

Berita Bola Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang

sumber berita Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/07/20/221542/2971931/73/gelar-konferensi-pers-blatter-diguyur-uang
Zurich - Untuk kali pertama setelah penangkapan beberapa pejabat tinggi FIFA, Sepp Blatter menggelar koferensi pers. Belum mulai acara, dia dilempar setumpuk uang oleh seseorang penyusup yang masuk ke dalam ruangan.

Blatter menggelar konferensi pers di markas FIFA yang terletak di Zurich, Senin (20/7/2015) malam WIB. Ini merupakan konferensi pers pertama yang dia gelar setelah skandal korupsi di FIFA merebak dan pejabat teras organisasi itu ditangkap kepolisian.

Konferensi pers belum dimulai, seseorang maju mendekati meja Blatter. Dengan tenang pria yang kemudian diketahui adalah seorang komedian asal Inggris bernama Simon Brodkin itu berbicara ke arah kamera dan wartawan yang memenuhi ruangan.

Brodkin, yang masuk ke ruang konferensi pers secara ilegal, menyebut dirinya sebagai wakil dari Korea Utara dan memakai emblem asal negara tersebut di saku jasnya.

"Ini uang untuk Korea Utara 2026," sahut Brodkin sambil menaruh segepok uang di depan Blatter.

"Keamanan, keamanan. Mana keamanan saya. Ayo," sahut Blatter yang terlihat risau dengan kejadian di depannya.

Seorang petugas keamanan lantas memegang lengan Brodkin. Namun aksi Brodkin tak berhenti sampai di situ. Saat akan digiring ke luar ruangan dia sempat melempar segepok uang lain yang masih dia pegang. Ratusan lembar uang dolar Amerika palsu melayang di atas Blatter dan menjatuhi kepala serta pakaian pria asal Swiss itu.Next

Nuhun for visit Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang

Berita Bola Pemilihan Presiden Baru FIFA Digelar 26 Februari 2016

Berita Bola Pemilihan Presiden Baru FIFA Digelar 26 Februari 2016

sumber berita Pemilihan Presiden Baru FIFA Digelar 26 Februari 2016 : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/484885fe/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C0A1560A80C29719540C730Cpemilihan0Epresiden0Ebaru0Efifa0Edigelar0E260Efebruari0E20A16/story01.htm
Zurich - FIFA akhirnya memutuskan kapan akan melakukan kongres untuk memilih presiden yang baru. Siapa yang nantinya akan menggantikan Sepp Blatter akan diketahui pada 26 Februari 2016.

FIFA dalam pernyataannya yang dirilis hari ini Senin (20/7/2015) malam WIB, menyatakan kalau 'kongres pemilihan luar biasa' akan diikuti oleh seluruh 209 anggota FIFA. Kongres tersebut akan memilih siapa yang bakal menjadi pengganti Sepp Blatter sebagai orang nomor satu di FIFA.

Keputusan FIFA untuk menggelar kongres pada Februari lebih lama dari yang diprediksi sebelumnya. UEFA dikabarkan sudah mendesak FIFA unttuk menggelar kongres tersebut pada Desember 2015. Demikian dikutip dari Reuters.

Sepp Blatter, yang terpilih untuk kali kelima pada Mei lalu, sudah menyatakan akan mundur dari jabatannya sampai digelar kongres pemilihan presiden baru. Blatter menyatakan mundur hanya empat hari setelah terpilih menyusul besarnya tekanan setelah terbongkarnya kasus korupsi dan penyuapan di organisasi tersebut dan penangkapan beberapa pejabat tinggi FIFA.

Statuta FIFA menyatakan kalau kandidat presiden FIFA paling tidak harus mendapat dukungan tertulis dari lima asosiasi. Selain itu, kandidat juga harus mengumumkan kepada publik soal pencalonannya sempat bulan sebelum voting. Itu artinya mereka yang ingin maju dalam pencalonan punya batas waktu sampai 26 Oktober.

Presiden UEFA, Michel Platini, disebut akan menjadi salah satu kandidat terkuat. Legenda sepakbola Prancis itu hingga kini belum mengumumkan pencalonan dirinya, namun diyakini dia akan mempublikasikannya dalam beberapa hari mendatang.

Blatter, 79 tahun, pertama terpilih sebagai Presiden FIFA pada tahun 1998. Dia kemudian berhasil mempertahankan posisinya sampai lima kali, termasuk pemilihan tahun ini.

Nuhun for visit Pemilihan Presiden Baru FIFA Digelar 26 Februari 2016

Berita Bola Juventus Lepas Vidal

Berita Bola Juventus Lepas Vidal

sumber berita Juventus Lepas Vidal : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4847d976/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C210C0A0A160A30C29719440C710Cjuventus0Elepas0Evidal/story01.htm
Turin - Tidak akan ada lagi nama Arturo Vidal di skuat Juventus musim depan. Bianconeri menyatakan telah melepas gelandang asal Chile itu, dan diyakini dia tengah menuju Bayern Munich.

"Vidal sudah menyatakan keinginannya untuk merasakan pengalaman baru, seperti (Angelo) Ogbonna, (Carlos) Tevez dan (Andrea) Pirlo," ungkap Direktur Umum Juventus, Giuseppe Marotta.

Vidal adalah salah satu pilar utama kekuatan Juventus sejak didatangkan dari Bayer Leverkusen di 2011 lalu. Kontrak Vidal sejatinya masih tersisa sampai 2017 mendatang, namun karena si pemain sudah mau pergi Juventus akhirnya melepasnya. Santer dikabarkan kalau Bayern sudah bersedia membayar 40 juta euro sebagai biaya transfer sang gelandang.

Vidal adalah pemain pilar ketiga yang pergi meninggalkan Bianconeri di musim panas ini, setelah Pirlo hijrah ke Major League Soccer dan Tevez pulang ke Argentina. Penjualan nama-nama besar itu diakui Moratta membuat Juventus akan mengalami perubahan besar dalam skuatnya.

"Kami selalu bilang kalau kami bukan klub yang menjual pemain, kecuali pemainnya yang mengindikasikan hal itu. Begitulah yang terjadi. Tevez meminta pulang ke Argentina. Pirlo membuat keputusan dan menyatakan dia ingin pengalaman baru."

"Hari ini kami menulis ulang skuat, mengetahui apa yang sudah menjadi merupakan bagian dari sejarah Juventus, yang ingin terus mengembangkan skuat. Kami punya kewajiban untuk terus melangkah di jalan yang sama," lanjut Marotta di Football Italia.

Vidal tampil dalam 315 pertandingan bersama Juventus di semua kompetisi. Dalam kurun tersebut dia mencetak 69 gol dan melepaskan 49 assist. Empat Scudetto, dua Piala Super Italia, serta satu gelar Copa Italia menjadi prestasinya selama berseragam putih-hitam.


Nuhun for visit Juventus Lepas Vidal

Berita Bola Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang

Berita Bola Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang

sumber berita Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4846989c/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C20A0C2215420C29719310C730Cgelar0Ekonferensi0Epers0Eblatter0Ediguyur0Euang/story01.htm
Zurich - Untuk kali pertama setelah penangkapan beberapa pejabat tinggi FIFA, Sepp Blatter menggelar koferensi pers. Belum mulai acara, dia dilempar setumpuk uang oleh seseorang penyusup yang masuk ke dalam ruangan.

Blatter menggelar konferensi pers di markas FIFA yang terletak di Zurich, Senin (20/7/2015) malam WIB. Ini merupakan konferensi pers pertama yang dia gelar setelah skandal korupsi di FIFA merebak dan pejabat teras organisasi itu ditangkap kepolisian.

Konferensi pers belum dimulai, seseorang maju mendekati meja Blatter. Dengan tenang pria yang kemudian diketahui adalah seorang komedian asal Inggris bernama Simon Brodkin itu berbicara ke arah kamera dan wartawan yang memenuhi ruangan.

Brodkin, yang masuk ke ruang konferensi pers secara ilegal, menyebut dirinya sebagai wakil dari Korea Utara dan memakai emblem asal negara tersebut di saku jasnya.

"Ini uang untuk Korea Utara 2026," sahut Brodkin sambil menaruh segepok uang di depan Blatter.

"Keamanan, keamanan. Mana keamanan saya. Ayo," sahut Blatter yang terlihat risau dengan kejadian di depannya.

Seorang petugas keamanan lantas memegang lengan Brodkin. Namun aksi Brodkin tak berhenti sampai di situ. Saat akan digiring ke luar ruangan dia sempat melempar segepok uang lain yang masih dia pegang. Ratusan lembar uang dolar Amerika palsu melayang di atas Blatter dan menjatuhi kepala serta pakaian pria asal Swiss itu.Next

Nuhun for visit Gelar Konferensi Pers, Blatter Diguyur Uang

Berita Bola Liverpool Kalahkan Adelaide United 2-0

Berita Bola Liverpool Kalahkan Adelaide United 2-0

sumber berita Liverpool Kalahkan Adelaide United 2-0 : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4845a0d7/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Creadfoto0C20A150C0A70C20A0C190A840A0C297190A30C5480C10Cliverpool0Ekalahkan0Eadelaide0Eunited0E20E0A/story01.htm Nuhun for visit Liverpool Kalahkan Adelaide United 2-0

Berita Bola Liverpool Menang Dua Gol Tanpa Balas Atas Adelaide United

Berita Bola Liverpool Menang Dua Gol Tanpa Balas Atas Adelaide United

sumber berita Liverpool Menang Dua Gol Tanpa Balas Atas Adelaide United : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48454584/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C20A0C1841280C29718970C720Cliverpool0Emenang0Edua0Egol0Etanpa0Ebalas0Eatas0Eadelaide0Eunited/story01.htm
Adelaide - Liverpool kembali menuai hasil positif saat melakoni pertandingan pramusim. The Reds menang 2-0 saat melawan Adelaide United berkat gol dari dua pemain baru James Milner dan Danny Ings.

Saat melakoni pertandingan di Hindmarsh Stadium, Adelaide, Australia, Senin (20/7/2015) malam waktu setempat, Liverpool mengganti tiga starter saat meladeni Brisbane Roar.

Dejan Lovren, Jordan Ibe, dan Joe Allen, menjadi starter, menggantikan Mamadou Sakho, Lucas Leiva, dan juga Ings.

Dengan komposisi starting eleven baru itu, Liverpool langsung tancap gas. Mereka mendapatkan peluang pertama di menit kelima.

Adam Lallana mengirim umpan silang mendatar dari sayap kiri, tapi gagal disambar Divock Origi. Bola bisa dikuasai Ibe, tapi sepakannya bisa diblok barisan belakang Adelaide United.

Di menit 19, Allen berhasil memberikan through pass kepada Origi. Sial, sepakan Origi masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh kiper Adelaide United, Eugene Galekovic.

Di babak pertama, Liverpool tak bisa mencetak gol ke gawang Adelaide United kendati mendapatkan beberapa peluang. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.Next

Nuhun for visit Liverpool Menang Dua Gol Tanpa Balas Atas Adelaide United

Berita Bola 'Perez Tak Mau Ada Pemain Kulit Hitam di Skuat Madrid'

Berita Bola 'Perez Tak Mau Ada Pemain Kulit Hitam di Skuat Madrid'

sumber berita 'Perez Tak Mau Ada Pemain Kulit Hitam di Skuat Madrid' : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4844c19e/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C20A0C1731330C29718720C750Cperez0Etak0Emau0Eada0Epemain0Ekulit0Ehitam0Edi0Eskuat0Emadrid/story01.htm
Madrid - Usai perpisahan Iker Casillas yang dinilai tak layak, presiden Real Madrid, Florentino Perez, mendapatkan komentar negatif. Dia disebut tak ingin berkulit hitam ada di skuat El Real.

Setelah 25 tahun mengabdi, Casillas akhirnya memutuskan pisah jalan dengan Madrid untuk bergabung dengan FC Porto. Dia mengumumkan perpisahan itu sendirian, sambil berurai air mata.

Untuk menyelamatkan muka klub, petinggi Madrid pun akhirnya menggelar acara perpisahan sederhana untuk melepas Casillas. Tapi, upaya itu tampaknya tak berhasil.

Agen Casillas, Santo Marquez, memberikan pernyataan serangan untuk Perez. Dia menyebut Perez tak ingin ada pemain berkulit hitam di skuat Los Blancos. Satu indikatornya adalah kepergian Claudio Makalele beberapa tahun silam.

"Dia menunjukkan kurangnya respek pada (Claudio) Makalele. Florentino tak suka pemain berkulit hitam," kata Marquez di Football Espana.

"Dia tidak rasis, tapi dia tak suka mereka dan tak menginginkan mereka."

"Saya juga berjuang (untuk Samuel Eto'o). Saya bilang bahwa dia merupakan Galactico seperti (Luis) Figo, tapi (Perez tak mau merekrutnya) berdasarkan warna kulitnya," imbuhnya.

Nuhun for visit 'Perez Tak Mau Ada Pemain Kulit Hitam di Skuat Madrid'

Berita Bola Bacca Impikan Duet dengan Ibra di Milan

Berita Bola Bacca Impikan Duet dengan Ibra di Milan

sumber berita Bacca Impikan Duet dengan Ibra di Milan : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4844294f/sc/13/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C20A0C1635250C29718580C710Cbacca0Eimpikan0Eduet0Edengan0Eibra0Edi0Emilan/story01.htm
Milan - Striker AC Milan, Carlos Bacca, memimpikan bisa berduet dengan Zlatan Ibrahimovic. Penyerang asal Swedia itu memang dikabarkan menjadi target buruan Rossoneri.

Bacca baru didatangkan Milan dari Sevilla pada awal bulan Juli ini. Dia dibeli dengan banderol 30 juta euro.

Selain Bacca, Milan juga sudah berhasil mendatangkan Luiz Adriano, Andrea Bertolacci, dan juga Jose Mauri. I Diavolo Rosso saat ini memang tengah belanja besar untuk memperbaiki tim.

Selepas kedatangan pengusaha asal Thailand, Bee Taechaubol, Milan memang mempunyai dana besar di bursa transfer. Ibra merupakan salah satu pemain bidikkannya.

Paris Saint-Germain dikabarkan sudah siap melepas Ibra dalam waktu dekat. Bacca pun mengungkapkan harapannya agar Ibra bisa kembali ke San Siro.

"Itu akan menjadi suatu hal yang sangat bagus, mempunyai kesempatan bermain bersama pemain penting seperti Ibrahimovic," kata Bacca di Soccerway.

"Dia merupakan pemain top dan bisa memberi kontribusi banyak untuk Milan. Semoga, transfer itu akan terjadi," imbuhnya.

Nuhun for visit Bacca Impikan Duet dengan Ibra di Milan

Berita Bola Sterling Berhasrat Unjuk Gigi di Liga Champions

Berita Bola Sterling Berhasrat Unjuk Gigi di Liga Champions

sumber berita Sterling Berhasrat Unjuk Gigi di Liga Champions : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4843fb9a/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C20A0C1536160C29718430C10A330Csterling0Eberhasrat0Eunjuk0Egigi0Edi0Eliga0Echampions/story01.htm
Manchester - Raheem Sterling akan kembali merasakan berlaga di Liga Champions setelah bergabung dengan Manchester City. Dia pun berniat unjuk gigi di kasta tertinggi kompetisi antar klub Eropa itu.

Sterling sudah menuntaskan kepindahannya dari Liverpool ke City. Proses transfernya diwarnai dengan satu kontroversi, karena pemain 20 tahun itu menolak bergabung latihan dengan skuat The Reds.

Uang sebesar 49 juta poundsterling disebut-sebut menjadi bayaran yang harus dikorbankan untuk The Citizens menggaet Sterling.

Sterling pun akan kembali merasakan panasnya kompetisi Liga Champions musim depan. Bersama Liverpool musim lalu, Sterling gagal lolos dari fase grup.

"Liga Champions selalu menjadi hal bagus untuk terus ikut terlibat. Sebagai pemain muda, Anda ingin untuk menantang diri Anda di kompetisi terbaik, melawan para pemain terbaik dan dengan pemain-pemain terbaik," kata Sterling di Manchester Evening News.

"Ini merupakan kompetisi yang memberi saya sebuah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan saya pada platform terbesar."

"Tim ini mempunyai para pemain hebat --skuat yang sangat bagus. Tapi, hanya pemain seperti Aguero, Silva, dan Yaya, yang bisa meingkatkan kemapuan Anda," imbuhnya.
Nuhun for visit Sterling Berhasrat Unjuk Gigi di Liga Champions

Berita Bola Van Gaal Akan Beri Chicharito Kesempatan

Berita Bola Van Gaal Akan Beri Chicharito Kesempatan

sumber berita Van Gaal Akan Beri Chicharito Kesempatan : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/4843baa5/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C20A0C14280A60C29718240C720Cvan0Egaal0Eakan0Eberi0Echicharito0Ekesempatan/story01.htm
Seattle - Manajer Manchester United, Louis van Gaal, memberikan sinyal bahwa dirinya akan memberikan kesempatan kepada Javier Hernandez. Chicharito diminta bisa membuktikan diri tampil tajam.

Chicharito yang tak masuk dalam rencana Van Gaal musim lalu, dipinjamkan ke Real Madrid. Bersama El Real, dia tampil sebanyak 23 kali di Liga Spanyol dengan kontribusi tujuh gol.

Meski tampil cukup baik, Madrid tak mempunyai niat untuk mempertahankan Chicharito. Dia pun harus kembali ke Old Trafford di akhir musim 2014/2015.

Di saat bersamaan, MU malah melepas dua strikernya. Radamel Falcao balik ke AS Monaco setelah masa pijamannya selesai. Sementara itu, Robin van Persie dilepas ke Fenerbahce.

Van Gaal yang butuh pemain depan, lantas memberikan sinyal untuk memberi kesempatan kepada penyerang asal Meksiko itu.

"Javier bisa membuktikan dirinya lagi, dan sekarang (Radamel) Falcao dan (Robin) Van Persie sudah pergi. Kesempatan untuknya lebih baik," tutur Van Gaal seperti dilansir oleh Daily Mail.

Nuhun for visit Van Gaal Akan Beri Chicharito Kesempatan

Berita Bola Sang Ibu Ungkap Kans Ronaldo Menangi Ballon d'Or Tahun Ini

Berita Bola Sang Ibu Ungkap Kans Ronaldo Menangi Ballon d'Or Tahun Ini

sumber berita Sang Ibu Ungkap Kans Ronaldo Menangi Ballon d'Or Tahun Ini : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/48430e11/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A70C20A0C130A10A0A0C29717940C730Csang0Eibu0Eungkap0Ekans0Eronaldo0Emenangi0Eballon0Edor0Etahun0Eini/story01.htm
Santo Antonio - Persaingan untuk mendapatkan anugerah FIFA Ballon d'Or tampaknya tak akan jauh-jauh dari Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi lagi. Ibu Ronaldo, Dolores Aveiro, sudah punya prediksi kans CR7.

Ronaldo tetap tampil menonjol bersama Real Madrid di musim lalu. Dia mencetak 61 gol di semua ajang, tapi gagal mengantarkan El Real meraih trofi.

Sementara itu, Messi bisa berjaya bersama Barcelona. Dia berhasil memenangi tiga gelar dengan menjuarai Liga Spanyol, Copa del Rey, dan juga Liga Champions.

Oleh karena itu, Aveiro menyebutkan bahwa Ronaldo tak begitu berharap banyak bisa memenangi Ballon d'Or pada tahun 2015. Tapi, dia mendapatkan garansi untuk mendapatkan sepatu emas.

Ronaldo merupakan pemenang Ballon d'Or dalam dua edisi, tahun 2013 dan 2014. Sementara itu, Messi memenanginya dalam tiga edisi berturut-turut sebelum Ronaldo.

"Cristiano tahu bahwa itu akan sulit kali ini. Hal itu bukanlah suatu hal yang dia pikirkan, tapi dia mendapatkan garansi untuk memenangi sepatu emas," kata Aveiro di As.

Menatap musim baru, Aveiro mengungkapkan bahwa Ronaldo begitu termotivasi untuk mendapatkan pencapaian yang lebih baik lagi.

"Cristiano sangat profesional dan dia selalu sangat termotivasi dan fokus pada yang sedang dikerjakan. Setiap tahun, dia termotivasi dan tahun ini tidak akan berbeda," imbuhnya.


Nuhun for visit Sang Ibu Ungkap Kans Ronaldo Menangi Ballon d'Or Tahun Ini